Skip to main content
Berita KegiatanPencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Dibaca: 2 Oleh 15 Jul 2020Desember 1st, 2020Tidak ada komentar
Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Sebagai upaya memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). BNN Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan advokasi pembangunan berwawasan anti narkoba dalam rangka memperkuat pembentukan relawan anti narkoba di lingkungan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Rumah Makan GOA selama 2 hari dari hari Rabu (15/07/2020) hingga Kamis (16/07/2020) dan diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari relawan anti narkoba di lembaga pendidikan Kabupaten Sumbawa yang telah melakukan penandatanganan MoU dengan BNN Kabupaten Sumbawa.

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Acara hari pertama ini diawali dengan pembukaan oleh Kepala BNN Kabupaten Sumbawa, Fery Priyanto, S.Sos, M.M. dengan memberikan sambutan kepada seluruh peserta yang hadir, sekaligus menjadi narasumber pertama yang menyampaikan materi terkait asistensi penguatan dalam rangka pembentukan relawan anti narkoba. Beliau menjelaskan tentang kondisi terkini penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumbawa yang lebih banyak menyasar kepada pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Sehingga dengan dibentuknya relawan anti narkoba di lingkungan pendidikan ini, diharapkan akan mejadi perpanjangan tangan dari BNN Kabupaten Sumbawa untuk melakukan upaya P4GN di lingkungan pendidikan.

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Dilanjutkan dengan narasumber kedua Ellyah Andriany, S.K.M selaku Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Sumbawa, menjelaskan terkait dengan angka prevalensi penyalahguna narkoba di Indonesia dan Kabupaten Sumbawa berdasarkan data pasien rehabilitasi. Dari penjelasan yang disampaikan, diketahui bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kabupaten Sumbawa mengalami peningkatan dalam 2 tahun terakhir. Sehingga, menurut beliau dalam upaya untuk mencegah semakin banyaknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, maka peran orangtua sangat diperlukan agar selalu mengawasi anak-anaknya dalam bergaul maupun beraktifitas sehari-hari.

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Kemudian Ibnu Prijananda, S.E dari Seksi Pemberantasan BNN Kabupaten Sumbawa menjelaskan terkait strategi pemberantasan peredaran gelap narkoba serta kejahatan narkoba dalam perspektif hukum. Dijelasakan bahwa alasan Indonesia menjadi salah satu pangsa pasar peredaran gelap narkoba, karena dilihat dari letak geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia sehingga membuka celah bagi para pengedar narkoba untuk masuk ke Indonesia. Serta dilihat dari data demografi penduduk Indonesia yang menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia yang menjadikan Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial bagi para sindikat narkoba. Kemudian dijelaskan pula terkait dengan upaya pemberantasan narkoba di Indonesia serta data pengungkapan kasus narkoba di Indonesia 2 tahun terakhir.

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Lalu dari Fakultas Ilmu Komunikasi UTS Sumbawa, Deddy Suprapto, S.S., M.A. selaku narasumber keempat menjelaskan tentang teknik presentasi dan komunikasi tatap muka yang efektif bagi relawan anti narkoba. Hal ini diharapkan agar para relawan anti narkoba yang nantinya menjadi kader pencegahan narkoba mampu untuk menyampaikan informasi tentang P4GN kepada masyarakat khususnya pelajar maupun teman sebayanya secara tepat sasaran dan mampu diterima dengan baik.

Assistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Selanjutnya narasumber terakhir, Bapak Shalahudin dari Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Sumbawa menjelaskan bahwa penting sekali apabila program P4GN ini secara aktif dilakukan untuk menjauhkan para pelajar dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga sangat mengapresiasi dengan dibentuknya relawan anti narkoba ini dan berharap kedepannya para relawan anti narkoba ini mampu untuk menjadi garda terdepan bersama dengan BNN untuk melakukan upaya P4GN serta menyelamatkan generasi muda tana samawa dari penyalahgunaan narkoba.

Acara ditutup dengan diskusi tanya jawab antara peserta yang merupakan relawan anti narkoba dengan para narasumber. Hal ini juga dilakukan untuk memberi ruang dan kesempatan bagi para relawan anti narkoba untuk berdiskusi serta menjelaskan segala permasalahan maupun kendala yang ada serta menanyakan segala sesuatu yang harus dilakukan nantinya agar upaya P4GN ini mampu berjalan efektif dan efisien menuju Kabupaten Sumbawa bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Terkait

Kirim Tanggapan